Penyimpangan Kecil

Akhir-akhir ini saya sedang banyak berpikir tentang Matrapala, organisasi ke pecintaalaman yang saya ikuti sejak kuliah di Petra dulu. Sebenarnya masa-masa saya bermain-main di Matrapala tuh sudah lewat jauuuuhhh, secara saya juga sudah lulus dari tahun 2000an. Matrapala tuh sekarang statusnya adalah memory asam-manis dari zaman kuliahan, dan pertemanan yang menemani proses pendewasaan…. Trus saya mewariskan Matrapala pada junior-junior yang datang sesudah saya. Saya datang sekali-sekali, seperti saya mengunjungi situs bersejarah dalam hidup saya. Matrapala pun tumbuhlah… berjalanlah… sampai suatu ketika, di awal tahun 2009, saya di kejutkan oleh berita bahwa Matrapala di polisikan oleh orang tua mahasiswa!!

[ Jawa Pos, Kamis, 22 Januari 2009 ]

Dirujuk ke RS Setelah Diklat

Empat Mahasiswa Pecinta Alam PetraSURABAYA – Pendidikan dan pelatihan mahasiswa UK Petra Pecinta Alam (Matrapala) di Gunung Penanggungan pada 9-18 Januari lalu berbuntut. Empat mahasiswa yang ikut Matrapala terpaksa dirujuk ke rumah sakit (RS). Penyebab kejadian itu masih belum jelas.

Namun, pihak rektorat sudah membentuk tim untuk menginvestigasi persoalan tersebut. Data yang dihimpun Jawa Pos, empat mahasiswa yang dirawat di RS pasca mengikuti kegiatan UKM (unit kegiatan mahasiswa) itu adalah Maria S. Pamudji, Irwan Siregar, Devi Suwono, dan Debby Gracia Wijaya.

Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan UK Petra Heri Saptono mengakui adanya peristiwa tersebut.”Tidak hanya pihak keluarga mahasiswa yang menanyakan. Saya pun menanyakan bagaimana bisa sampai seperti ini,” kata Heri kepada Jawa Pos kemarin (21/1).

Menurut Heri, berdasar keterangan sementara, keempat mahasiswa itu dinilai kurang siap mengikuti diklat. “Mengikuti kegiatan seperti itu tentu menuntut kesiapan fisik dan mental,” ujarnya.

Dia menambahkan, pihaknya sudah dua kali mengunjungi empat mahasiswa yang saat ini masih berada di RS Mitra Keluarga itu.”Kami juga sudah berbicara dengan mereka, meminta maaf terkait apa yang terjadi kepada keluarga,” kata Heri.

Untuk mengetahui penyebab sebenarnya, lanjut Heri, kemarin pihaknya membentuk tim yang beranggota tujuh orang. “Tim itu berasal dari kalangan mahasiswa, biro kemahasiswaan, dan unit ketahanan kampus (keamanan, Red),”ujar pria berkacamata itu.

Selain itu, pimpinan UK Petra telah mengeluarkan beberapa pernyataan. Universitas menyesalkan kejadian itu dan meminta maaf kepada keluarga korban. Tidak hanya itu. Universitas berjanji menginvestigasi kejadian tersebut. Untuk sementara, UKM Matrapala juga dibekukan. “Kampus juga akan mengganti seluruh biaya rumah sakit,” ungkapnya.

Sementara itu, kondisi tubuh Debby masih sangat buruk. Ketika ditemui di RS Mitra Keluarga, telapak kaki gadis tersebut luka cukup dalam. Warnanya menghitam, tapi sudah agak mengering. Di sekujur tangan Debby terlihat beberapa goresan kecil. Menurut dia, hal itu terjadi karena ada benturan dengan kayu dan rerumputan.

Debby ditemani tiga anggota keluarganya. Saat itu, ibunya tampak menyuapi gadis asal Pasuruan tersebut dengan bubur. Ketika dimintai pendapat, Ibu Debby menolak memberikan keterangan.”Janganlah, permasalahan ini sudah diselesaikan kok. Nanti hubungan kita dengan kampus malah tambah buruk,”ujar perempuan itu sambil mempersilakan Jawa Pos keluar kamar perawatan.(nur/hud)

Gitu lah kata Jawa Pos…. dan emang gitulah kondisinya sekarang. Langsung gonjang-ganjinglah jagad Matrapala dan Petra, dan…. tentunya jagad mahasiswa aktif anggota Matrapala… Alumni yang telah lama menghilang datang….. mencari-cari informasi, bagaimana sebenarnya ini bisa terjadi. Rapat darurat di gelar berkali-kali, pendekatan dengan pihak-pihak univ dilakukan… singkatnya…. Ya, junior-junior saya emang salah! Tapi jangan salah guys, tangan alumni ngga bersih! Kalian juga salah dalam hal ini!!

Saya di blog ini ngga akan ngebeberin gimana kita strugle with this things, ini masalah intern Univ dan Matrapala…. Saya cuma mau bilang… sebuah penyimpangan keciiiilll yang terjadi kurang lebih tahun 1999…. telah menjadi penyimpangan besar tahun 2009 ini. Dan…..kenapa deviasi ini terjadi?? Karena Alumni pergi-hilang-begitu saja meninggalkan Matrapala tanpa pengawalan! Jadi, sekali lagi, tangan kalian tidak bersih… (tangan saya juga, secara saya juga alumni) Sebuah penyimpangan kecil yang tidak segera diperbaiki, akan memberi efek yang besar….. Saya belajar sesuatu…

Advertisements